Majalah aesthetic+ online

Update Event+

16th ISWAM 2025 dan 3rd ISAM Annual Meeting 2025 Sukses Gelar Kolaborasi Estetika – Anti-aging Dunia

Di awal bulan Desember 2025 lalu,  perhelatan akbar 16th International Symposium & Workshop in Aesthetic Medicine (ISWAM) 2025 sukses menyita perhatian para dokter yang berkecimpung di bidang kedokteran estetika dan anti-aging. Acara yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang selama tiga hari ini dimulai dari tanggal 5 hingga 7 Desember 2025.

Foto: Dian/Prof. Dr. Teguh Tanuwidjaja, M.Biomed.

Selain ISWAM 2025, 3rd ISAM Annual Meeting 2025 juga sukses digelar dan dihadiri oleh lebih dari 200 pakar internasional dan delegasi dari 44 negara. Indonesia menegaskan kembali posisinya sebagai salah satu poros penting dunia dalam pengembangan kompetensi dokter, networking ilmiah internasional, serta penguatan standar keselamatan pasien dalam bidang aesthetic and anti-aging medicine. Pertemuan ilmiah kelas dunia ini diselenggarakan oleh International Society of Aesthetic Medicine (ISAM) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (PERDESTI), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan mitra akademik nasional seperti Universitas Udayana Bali, Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi, dan Universitas Tarumanagara Jakarta.

ISAM Presidency telah berkembang dengan pesat dan kini telah mencakup 44 negara. Prof. Dr. Teguh Tanuwidjaja, M.Biomed selaku World President of ISAM menyampaikan bahwa dengan bertambahnya anggota ISAM, mencerminkan meningkatnya kebutuhan global terhadap standar kompetensi, kurikulum, dan regulasi berbasis sains dalam dunia estetika dan anti-aging. Dalam 3rd ISAM Annual Meeting 2025 mengusung diskusi global 4 fokus utama yaitu Implementasi ISWAM Congress di tiap negara Presidency sebagai upaya pemerataan akses pendidikan estetika dan anti-aging. Lalu, Mutual Recognition of Credit Units untuk membangun sistem kredit pendidikan internasional setara CME (Continuing Medical Education)/ CPD (Continuing Professional Development), kemudian Global Visiting Professor Exchange Program, mempercepat transfer pengetahuan antarnegara. Dan terakhir adalah ekspansi ISAM National Chapters untuk memperkuat kapasitas organisasi di tingkat regional.

ISWAM 2025 dan 3rd ISAM Annual Meeting 2025 dihadiri oleh wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, yang sekaligus membuka ISWAM 2025 serta berkeliling ke booth peserta ISWAM 2025. Dalam sambutannya, ia menyinggung tentang peran Indonesia sebagai kandidat kuat pusat health-aesthetic tourism Asia. Sebagai bagian dari agenda acara, para kontestan Miss Aesthetic International memasuki ruangan ISAM Annual Meeting.

Foto: Dian/ dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR.

Kesuksesan 16th ISWAM 2025 menjadi sebuah rekor baru dari Indonesia untuk dunia. ISWAM 2025 menjadi penyelenggaraan tersukses sepanjang sejarah simposium ini diadakan. Pada tahun ini juga sekaligus mencatat rekor dalam berbagai aspek selain jumlah pembicara internasional terbanyak dan partisipasi 44 negara, topik pembahasan yang lebih komprehensif, mencakup inovasi teknologi, metode terapi estetika, pendekatan anti-penuaan, keselamatan pasien, hingga percepatan globalisasi standar kompetensi. Selain itu, ada pula program Cadaver Dissection, Anatomy Lab, dan Live Injection Demo.

Most Popular

To Top